Greget Pemerintah Desa Waruk Tengah atas keberadaan sampah, membuat Kepala Desa Waruktengah, Mulyanto, tidak memandang sebelah mata. Desa yang berada di Kecamatan Pangkur Kabupaten Ngawi ini mengubah sampah menjadi berkah dengan bank sampah.

Warga masyarakat diajak peduli lingkungan dengan berpikir bijak untuk mengelola sampah yang bisa dimanfaatkan. Selain menjaga kebersihan lingkungan, kepedulian ini juga menambah pendapatan warga.

Pengertian Bank Sampah adalah organisasi atau wadah yang memiliki konsep perbankan. Organisasi tersebut menerima sampah non organik dari warga yang diganti dengan nilai uang dalam bentuk tabungan.

Dengan adanya Bank Sampah, lingkungan menjadi bersih, terjalin silaturahmi antar warga, menanamkan kepedulian kebersihan lingkungan, dan menguntungkan secara ekonomis.

Mekanisme dan Sistem Bank Sampah. Warga mengumpulkan dan memilah sampah skala rumah tangga. Warga menyetor sampah yang sudah dipilah ke Pos Bank Sampah untuk dilakukan penimbangan. Setelah mengetahui berat sampah, petugas mencatat atas nama masing masing warga.

Menurut Kepala Desa Waruktengah, Mulyanto, tabungan warga yang tersimpan di Bank Sampah bisa dipergunakan untuk membayar pajak bumu dan bangunan.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0