RPJM, Apa Yang Terjadi Hingga 2025 Mendatang

RPJM, Apa Yang Terjadi Hingga 2025 Mendatang

Untuk menjalankan amanah undang undang, Pemerintah Desa Waruktengah Kecamatan Pangkur Kabupaten Ngawi mengumpulkan beberapa tokoh masyarakat.

Musyawarah Desa itu juga dihadiri lembaga dan pendamping desa, juga perwakilan dari kecamatan.

Menurut Kepala Desa Waruktengah, Mulyanto, perencanaan pembangunan harus melalui tahapan yang benar.

Visi Pemerintah Desa untuk 6 tahun kedepan, 2019 – 2025, meningkatkan pelayanan penyelenggaraan pemerintahan desa yang transparan untuk mewujudkan masyarakat desa yang maju, mandiri, adil, sejahtera, religius, dan berakhlak mulia.

Oleh karena itu, pembangunan Desa bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa dan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana dan prasarana Desa, pengembangan potensi ekonomi lokal, serta pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan.

Untuk penguatan ekonomi, Badan Usaha Milik Desa perlu mendapat perhatian. Mulyanto juga punya cita cita mewujudkan obyek wisata desa.

Pembangunan Desa meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan. Pembangunan Desa mengedepankan kebersamaan, kekeluargaan, dan kegotongroyongan guna mewujudkan perdamaian dan keadilan sosial.

Senada dengan itu, perwakilan dari Kecamatan Pangkur, Sukadi, mengamini langkah Kepala Desa Waruktengah tentang penguatan ekonomi melalui Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes.

Menurut Sukadi, Sekretaris Kecamatan Pangkur ini juga memberi ide dan gagasan pentingnya sarana promo, bisa melalui media sosial ataupun brosur untuk mengenalkan usaha usaha lokal pada khalayak umum secara luas.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Peduli Lingkungan, Desa ini Perkuat Program Bank Sampah

Peduli Lingkungan, Desa ini Perkuat Program Bank Sampah

Greget Pemerintah Desa Waruk Tengah atas keberadaan sampah, membuat Kepala Desa Waruktengah, Mulyanto, tidak memandang sebelah mata. Desa yang berada di Kecamatan Pangkur Kabupaten Ngawi ini mengubah sampah menjadi berkah dengan bank sampah.

Warga masyarakat diajak peduli lingkungan dengan berpikir bijak untuk mengelola sampah yang bisa dimanfaatkan. Selain menjaga kebersihan lingkungan, kepedulian ini juga menambah pendapatan warga.

Pengertian Bank Sampah adalah organisasi atau wadah yang memiliki konsep perbankan. Organisasi tersebut menerima sampah non organik dari warga yang diganti dengan nilai uang dalam bentuk tabungan.

Dengan adanya Bank Sampah, lingkungan menjadi bersih, terjalin silaturahmi antar warga, menanamkan kepedulian kebersihan lingkungan, dan menguntungkan secara ekonomis.

Mekanisme dan Sistem Bank Sampah. Warga mengumpulkan dan memilah sampah skala rumah tangga. Warga menyetor sampah yang sudah dipilah ke Pos Bank Sampah untuk dilakukan penimbangan. Setelah mengetahui berat sampah, petugas mencatat atas nama masing masing warga.

Menurut Kepala Desa Waruktengah, Mulyanto, tabungan warga yang tersimpan di Bank Sampah bisa dipergunakan untuk membayar pajak bumu dan bangunan.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Luar Biasa, Dokumen Tanah Warga Terbit

Luar Biasa, Dokumen Tanah Warga Terbit

Penyerahan sertifikat Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Desa Waruktengah Kecamatan Pangkur Kabupaten Ngawi. Secara simbolis, penyerahan dilakukan oleh Camat Pangkur, Djoko Hastomo yang didampingi Kepala Desa Waruktengah, Mulyanto.

Sebanyak 784 bidang sertifikat tanah diterbitkan oleh Badan Pertanahan Negara Kabupaten Ngawi di tahun 2019. Pada kesempatan itu, Kepala Desa Waruktengah berharap dokumen yang penting itu (sertifikat) bisa disimpan dengan baik.

Sementara itu, Camat Pangkur menganggap suatu prestasi yang luar biasa bagi pemerintah desa bisa dengan sukses menertibkan legalitas tanah warga sebanyak itu.

“Sertifikat itu bisa mendukung perekonomian warga, yaitu dengan menjaminkan pada penyandang modal (bank) untuk mendapatkan pinjaman dana atau modal,” terang Djoko Hastomo.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Berburu entung jati/kepompong ulat daun pohon jati

Berburu entung jati/kepompong ulat daun pohon jati

Pergantian musim dari kemarau ke musim penghujan, tumbuh -tumbuhan yang ada di bumi ini menjadi semi dan subur karena air hujan kaya kandungan Nitrogennya, apalagi pohon satu ini pohon jati dari tak ada daun menjadi berdaun lebat dan telah dimakan ulat yang banyak sekali,Sebagian orang ada yang geli dan ada yang senang karena banyak ulat yang makan daun jati pasti nanti panen entong jati/kepompong ulat yang akan menjadi kupu, Warga masyarakat dusun karasan desa waruktengah menyerbu dibawah pohon jati tersebut, Ujar kata Mbah Kasinem etung jati tersebut kaya akan Protein dan kalau di masak digoreng rasanya sangat lezat sekali.Sebagian warga cari Entung tersebut untuk dijual satu wadah kaleng susu seharga sepuluh ribu sampai lima belas ribu rupiah.


Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Cegah Stunting, Waruktengah Kukuhkan Penggerak PPK

Cegah Stunting, Waruktengah Kukuhkan Penggerak PPK

WARUKTENGAH.NGAWIKAB.ID – Istilah stunting akhir-akhir ini sering didengar di beberapa media dan disebutkan oleh banyak orang.

Namun, mungkin banyak yang belum mengenal istilah stunting. Stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu yang lama.

Stunting pada umumnya terjadi karena asupan makan yang tidak sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh badan.

Sementara menurut UNICEF, stunting adalah anak-anak usia 0 sampai 59 bulan dengan inggi di bawah minus (stunting sedang dan berat) dan minus tiga (stunting kronis) diukur dari standar pertumbuhan anak keluaran WHO, seperti yang dilansir Tribun Wow.

Dikutip dari Kompas.com, stunting ini terjadi mulai dari dalam kandungan, namun baru terlihat saat anak berusia dua tahun.

Angka stunting di Indonesia pun masuk dalam kategori yang cukup menyita perhatian. Menurut Badan Kesehatan Dunia pada tahun 2017, Indonesia berada di urutan ke lima.

Situs depkes.go.id pada Mei 2018, menuliskan, Pemantauan Status Gizi (PSG) 2017 menunjukkan prevalensi Balita stunting di Indonesia masih tinggi, yakni 29,6% di atas batasan yang ditetapkan WHO (20%).

Untuk menekan angka tersebut, Departemen Kesehatan mengupayakan sosialisasi pada masyarakat untuk memahami faktor apa saja yang menyebabkan stunting.

Oleh karena itu, Pemerintah Desa Waruktengah Kecamatan Pangkur – Ngawi menekankan pada pengurus penggerak pkk untuk lebih giat dan aktif memantau kesehatan warga.

Dalam acara pengukuhan tim penggerak pkk untuk masa bhakti 2019 – 2025 di balai desa, Kepala Desa Waruktengah Mulyanto menegaskan bagi seluruh kader pkk lebih pro aktif, khususnya pengawasan terhadap ibu hamil, orang tua lanjut usia, dan balita yang rentan sakit.

Mulyanto juga mewanti-wanti akan pentingnya perhatian dan pengawasan asupan gizi bagi ibu hamil, hal ini sebagai langkah awal pencegahan serangan stunting pada bayi yang dikandungnya.

Kepala desa ini juga mengingatkan akan pentingnya rumah desa sehat (RDS) sebagai tempat dan sarana koordinasi untuk berbagi informasi.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0