MUSYAWARAH DESA KHUSUS KEDUA PERUBAHAN PENGGUNAAN DANA DESA TAHUN ANGGARAN 2021

MUSYAWARAH DESA KHUSUS KEDUA PERUBAHAN PENGGUNAAN DANA DESA TAHUN ANGGARAN 2021

Pemerintahan Desa Waruktengah, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi, melaksanakan kegiatan Musyawarah Desa Perubahan Prioritas DD Tahun 2021 untuk menindaklanjuti kegiatan Pendataan IDM Desa Berbasis SDGs yang Tim Pokjanya sudah dibentuk, kegiatan Musyawarah Desa perlu dilakukan yang bertujuan untuk mensosialisasikan kegiatan dan juga perubahan anggaran biaya.


Kegiatan Musyawarah Desa ini dihadiri Sekcam Pangkur, Kasipem Kecamatan Pangkur, perwakilan masyarakat seperti BPD, Babinsa, Babhinkamtibmas, Pendamping Desa dan Perangkat Desa. Dari musyawarah ini disepakati penganggaran kegiatan pendataan SDGs bersumber dari Dana Desa sehingga perlu dilakukan perubahan anggaran dan untuk anggaran Sdgs Desa memerlukan 21.800.000, Musyawarah ini tetap Mematuhi Protokol Kesehatan.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Cegah Stunting, Waruktengah Kukuhkan Penggerak PPK

Cegah Stunting, Waruktengah Kukuhkan Penggerak PPK

WARUKTENGAH.NGAWIKAB.ID – Istilah stunting akhir-akhir ini sering didengar di beberapa media dan disebutkan oleh banyak orang.

Namun, mungkin banyak yang belum mengenal istilah stunting. Stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu yang lama.

Stunting pada umumnya terjadi karena asupan makan yang tidak sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh badan.

Sementara menurut UNICEF, stunting adalah anak-anak usia 0 sampai 59 bulan dengan inggi di bawah minus (stunting sedang dan berat) dan minus tiga (stunting kronis) diukur dari standar pertumbuhan anak keluaran WHO, seperti yang dilansir Tribun Wow.

Dikutip dari Kompas.com, stunting ini terjadi mulai dari dalam kandungan, namun baru terlihat saat anak berusia dua tahun.

Angka stunting di Indonesia pun masuk dalam kategori yang cukup menyita perhatian. Menurut Badan Kesehatan Dunia pada tahun 2017, Indonesia berada di urutan ke lima.

Situs depkes.go.id pada Mei 2018, menuliskan, Pemantauan Status Gizi (PSG) 2017 menunjukkan prevalensi Balita stunting di Indonesia masih tinggi, yakni 29,6% di atas batasan yang ditetapkan WHO (20%).

Untuk menekan angka tersebut, Departemen Kesehatan mengupayakan sosialisasi pada masyarakat untuk memahami faktor apa saja yang menyebabkan stunting.

Oleh karena itu, Pemerintah Desa Waruktengah Kecamatan Pangkur – Ngawi menekankan pada pengurus penggerak pkk untuk lebih giat dan aktif memantau kesehatan warga.

Dalam acara pengukuhan tim penggerak pkk untuk masa bhakti 2019 – 2025 di balai desa, Kepala Desa Waruktengah Mulyanto menegaskan bagi seluruh kader pkk lebih pro aktif, khususnya pengawasan terhadap ibu hamil, orang tua lanjut usia, dan balita yang rentan sakit.

Mulyanto juga mewanti-wanti akan pentingnya perhatian dan pengawasan asupan gizi bagi ibu hamil, hal ini sebagai langkah awal pencegahan serangan stunting pada bayi yang dikandungnya.

Kepala desa ini juga mengingatkan akan pentingnya rumah desa sehat (RDS) sebagai tempat dan sarana koordinasi untuk berbagi informasi.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
PKT, Jaring Pemberdayaan Warga

PKT, Jaring Pemberdayaan Warga

Masuk musim penghujan, puluhan warga Dusun Tapen RT 02 dan RT 03 Desa Waruktengah, Kecamatan Pangkur, Ngawi, Minggu pagi, (08/12/2019) kompak lakukan Padat Karya Tunai (PKT) dengan melakukan normalisasi saluran air sepanjang hampir 300 meter.

Langkah ini diambil Pemerintah Desa untuk mengantisipasi tersumbatnya saluran air yang bisa mengakibatkan genangan air bahkan banjir. Hal ini juga sebagai langkah pencegahan sarang nyamuk.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Peningkatan SDM Karang Taruna untuk BUMDes

Peningkatan SDM Karang Taruna untuk BUMDes

Puluhan Pemuda Pemudi yang tergabung dalam Karang Taruna ‘Bina Remaja’ Desa Waruktengah, Kecamatan Panngkur Kabupaten Ngawi memenuhi Balai Desa. Juga nampak hadir Kepala Desa Waruktengah yang didampingi Ketua Karang Taruna juga Bhabinkamtims.

Acara tersebut merupakan bagian pengembangan dan pemantapan juga sebagai sarana peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) khusunya anggota karang taruna.

Telah kita ketahui bersama, bahwa Karang Taruna merupakan kumpulan dari cikal bakal dan kader generasi bangsa. Peningkatan SDM dianggap penting untuk membentuk karakter penerus bangsa ini.

Dalam paparannya, Kepala Desa Waruktengah, Mulyanto, menegaskan harapannya untuk Karang Taruna Bina bisa mengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Kita akan lakukan inovasi pemanfaatan sampah, yakni warga bisa mengumpulkan sampah yang bisa didaur ulang. Peran karang taruna di sini kita butuhkan untuk mengelola usaha tersebut,” harap Kades.

Masih menurutnya, sampah plastik sebenarnya mempunyai nilai ekonomis bila kita bisa memanfaatkannya.

“Maka dari itu, pengelolaan sampah melalui BUMDes bisa membantu mengurangi pengeluaran kebutuhan warga. Yakni sampah plastik akan kita beli dan uangnya kita catat dalam pembukuan, yang nantinya kita bayarkan untuk pembayaran pajak tahunan (PBB),” ungkap Mulyanto.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0